Home Artikel Next Talks 7# : Media Edukasi dan Edukasi Media di Indonesia

Next Talks 7# : Media Edukasi dan Edukasi Media di Indonesia

25
0

Apakah kita bisa menjaga performa dan kreativitas dari konten dan metode – metode yang disediakan. 

Media edukasi yang lebih seru dalam beberapa tahun terakhir, pemateri lebih suka menggunakan Youtube untuk konten nya dan dulu saat s1 menyukai games dan belakangan kembali ke Youtube. 

Ketika kita memaknai media edukasi yang lebih luas , maka media sosial bisa dimaknai untuk tujuan edukasi karena kita sering menggunakan media sosial. 

ada banyak dinamisnya termasuk fungsi nya sebagai sarana media edukasi. 

Apakah kaitanya dengan edukasi media dan media edukasi ?

Dua hal yang berbeda namun sangat berkaitan erat dengan satu sama lain. 

Jika hanya paham media edukasi tanpa memahami edukasi media maka penyampaian tidak tersampaikan dan karena dengan edukasi media maka kita memahami mengenai media dan bisa tau contohnya, media ruangguru, bagaimana cara memakainya. Youtube merupakan media edukasi yang sering digunakan, lainya seperti Instagram bahkan Tik Tok. Harus menggunakan media edukasi dengan cara yang tepat. Contoh, penggunaan bahasa yang tidak tepat dalam media edukasi dapat menimbulkan provokatif. Kita harus memahami mengenai karakteristik media edukasi. Ini merupakan tanggungjawab kita bersama bahwa kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat secara langsung, formal maupun non formal. Contoh, melakukan pelatihan kepada Ibu – ibu mengenai digital literasi. Menyampaikan secara langsung kepada masyarakat mengenai edukasi media merupakan cara yang efektif. Pelatihan tersebut juga bisa mengukur pemahaman peserta. 

Etika media juga merupakan hal yang perlu dipertimbangkan dalam media edukasi. Masih ada banyak anak yang tidak memiliki etika yang cukup terhadap penggunaan media edukasi pada edukasi media. Peran guru dan orang tua penting. Edukasi media menjadi sangat penting. 

Menurut kakak siapa saja yang harus belajar dari edukasi media?

Semua pihak harus berperan dalam pelaksanaan edukasi media. Ketika berbicara mengenai edukasi media, maka kata edukasi itu hanya dimaknai sebagai perihal dari pendidikan. Padahal, edukasi bisa dimaknai kemampuan membaca, keterampilan terhadap aktivitas tertentu. Saat dibicarakan mengenai edukasi media, maka dimaknai sebagai proses belajar. Kita bertanggung jawab juga secara bersama – sama dan tidak hanya dijatuhkan kepada pemerintah. Komunitas – komunitas juga memiliki peran yang cukup penting. Ini merupakan tugas untuk indonesia karena komunitas lebih mudah diterima karena status komunitas lebih diterima oleh masyarakat, kita bisa lebih efektif dalam mengedukasi media edukasi. 

Apakah media edukasi selalu berdampak positif dan negatif, efek negatif ; belajar untuk meng-hack akun atau melacak keberadaan seseorang merupakan pembelajaran bagi dan bisa menjadi efek yang negatif.

Tips – tips dalam memilih media edukasi

Penting untuk melihat kredibilitas dan kejelasan contohnya media yang tersedia sudah banyak dan jika memahami terutama media digital, maka kita harus melakukan check and recheck mengenai informasi dari media tersebut, bagaimana mereka menyampaikan nya dan kredibilitas dan kejelasan. Kemampuan diri kita untuk mencari informasi – informasi yang berpotensi negatif merupakan hal yang penting. Media edukasi dalam hal games sudah jelas, kita harus bisa memilih media platform tersebut. Media edukasi secara gratis juga bisa dimanfaatkan. 

Youtube merupakan media platform yang paling sering digunakan, terutama di indonesia. 

Menyaring konten di Youtube penting. Rajin melakukan check – and recheck pada video di Youtube. (apakah orang tsb kredibel, sumbernya dan sebagainya). 

Bagaimana Edukasi media masyarakat Indonesia saat ini?

Mengenai tersebut, masih miris karena saat melihat dari media platform seperti Ruangguru tidak sama seperti Youtube dan sebagainya. Tinggal digunakan sebagai belajar. Mengenai media sosial, kondisi menurut pemateri masih miris karena masyarakat masih banyak mudah terpancing oleh hasutan – hasutan. Tingkat edukasi media hari ini belum seimbang dengan penggunaan media sosial itu sendir. Menjadi topik penelitian pemateri. karena edukasi media yang masih kurang kepada masyarakat. 

Dari anak – anak Indonesia yang sudah masuk digital native, harus nya orang yang mendampingi mereka mengenai penggunaan media yang digunakan. Pendidikan juga merupakan peer kita karena lingkungan seperti lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah, perlu dimasukan ke kurikulum pendidikan. Kurikulum edukasi media harus dimasukkan menjadi kurikulum pendidikan di Indonesia, karena eksposur media sosial bagi anak SD yang masif dan kita perlu mendampingi mereka. Hal tersebut juga harus diperhatikan. Itu merupakan salah satu cara untuk memperbaiki edukasi media tersebut, 

Mendukung gerakan akar rumput di masyarakat juga merupakan suatu solusi, dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan substansi nya juga dapat. 

Seberapa efektif media edukasi

Lumayan efektif apalagi disaat pandemi tersebut  sebagai sarana belajar. kAREN TUNtunan untuk Stay at Home, meningkatkan engagement kepada media sosial. Bahasa yang bagus, metode yang bagus, konten yang menarik maka kemungkinan untuk menjadi efektif meningkat dan meningkatkan pemahaman tersebut dan sebaliknya. 

Bagaimana tips sebagai orang tua menyiapkan media edukasi untuk anak?  

Kembali ke background. 

Jika media edukasi yang dimaksud media sederhana (permainan tradisional, alat – alat main seperti botol, dsb) salah satu media edukasi juga yang sederhana yang bisa didapatkan dimana saya. Anak – anak juga bisa belajar dari situ. 

Jika media edukasi yang dimaksud seperti media platform, itu tergantung pada kemampuan si orang tua, berbeda dengan pendampingnya. Ketika bicara mengenai pendampingan, maka orang tuanya harus memahami edukasi itu sendiri. Contohnya, untuk anak – anak yang sering bermain game, sejak dari umum 4 – 5 tahun sudah banyak memainkan game melalui playstore, orang tua maupun kakak sebaiknya mempunyai tugas untuk mendampingi mereka. Edukasi dapat bisa diterapkan secara dasar, tidak harus berkaitan dengan kepintaran yang tinggi, intinya bisa menerapkan dan mem komunikasi nilainya kepada anak tersebut. Contohnya dengan mengedukasi anak mengenai batasan antara hal yang dari game dan realita. 

Terkait Media edukasi kak, kita ndak bisa pungkiri di masa sekarang hampir semua pihak dipaksa untuk menggunakan media edukasi berbasis digital. Sementara kita tahu di negara kita ini masih ada digital divide atau kesenjangan digital dalam masyarakat, utamanya teman-teman yang di kawasan pedalaman. Menurut kak Wulan, apa yang sebaiknya dilakukan oleh teman-teman kita yang mengalami kondisi seperti itu agar tetap mampu melakukan pembelajaran dengan baik ?(Sahid)

Diluar dari konteks media sosial, dari media edukasi itu sebenarnya merupakan tanggungjawab pemerintah untuk menyediakan fasilitas untuk mengatasi kesenjangan, terutama yang menyangkut edukasi media. 

Perlu berbagai pihak untuk berinteraksi satu sama lain (pemerintahan, komunitas, swasta) untuk mengatasi hal tersebut. 

“Ka mau bertanya  bagaimana sih kita sebagai tenaga pengajar menggunakan media  agar anak-anak bisa menggunakan dengan benar agar fokus pada pelajarannya” (nursiahNurdin)

  1. Memahami media yang dimaksud. 
  2. Sebagai tenaga pengajar, harus mampu untuk mengetahui kondisi siswanya. Tidak semua orang pantas menjadi pengajar. Memahami karakteristik media nya. 
  3. Kemampuan (skills) tenaga pengajar dalam menggunakan media tersebut. 

Ada banyak sekali tugas terkait dengan edukasi media. Sebenarnya cukup mudah untuk memahami Edukasi media dan Media Edukasi. Pemateri sangat mendukung untuk memasukkan digital literasi sebagai bagian dari pendidikan. Banyak kalangan lansia berusaha beradaptasi dalam penggunaan media tersebut, dan hal ini merupakan tantangan dari edukasi media. Hal ini merupakan tanggungjawab bersama dan tidak bisa dilemparkan kepada satu pihak saja. (disusun oleh Trea Netta dalam nextalks 7# pemateri Sri Riski Wulan Dari dan Moderator Susan Alwia)

link Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=wWflbAAcWT0

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.