
1. Deskripsi Singkat Video Gim
Elven Legacy adalah permainan video strategi berbasis giliran (turn-based strategy) yang dikembangkan oleh 1C:Ino-Co dan diterbitkan oleh Paradox Interactive. Berlatar di dunia fantasi abad pertengahan, permainan ini melanjutkan kisah dari seri Fantasy Wars. Pemain memimpin pasukan bangsa elf, manusia, atau ras lainnya dalam kampanye militer penuh taktik untuk mempertahankan wilayah, merebut kembali artefak kuno, dan menghadapi berbagai ancaman musuh di atas peta berbentuk grid heksagonal.
2. Apa yang Dapat Anak Lakukan di Dalam Gim?
- Menyusun Strategi Militer: Mengatur pergerakan pasukan, memilih formasi tempur, dan memanfaatkan keunggulan jenis unit (pemanah, kavaleri, penyihir) di medan perang.
- Mengelola Sumber Daya dan Pahlawan: Melatih unit pasukan khusus, meningkatkan level pahlawan (heroes), serta memilih kemampuan sihir atau perlengkapan tempur yang tepat.
- Menyelesaikan Kampanye Taktis: Mengikuti alur cerita pertempuran yang panjang dan menantang dengan berbagai misi penyelamatan, pengepungan, atau pertahanan wilayah.
3. Hal yang Perlu Orang Tua Perhatikan
- Tingkat Kesulitan dan Strategi Tinggi: Gim ini menuntut kesabaran, perencanaan matang, dan pemikiran logis yang mendalam, sehingga dapat memicu frustrasi jika anak kesulitan melewati level tertentu.
- Manajemen Waktu Bermain: Sifat permainan strategi berbasis giliran sering kali memakan waktu yang sangat lama per sesinya, sehingga pembatasan durasi harian sangat diperlukan agar anak tidak kehabisan waktu belajar.
- Tema Kekerasan Militer Fantasi: Walaupun tidak berdarah-darah, konflik militer dan peperangan mendominasi seluruh aspek permainan.
Konten Berbahaya yang Mungkin Ada (Berdasarkan 11 Kategori)
- Kekerasan Fantasi (Tanpa darah atau animasi): Ada (memuat visual pertempuran militer fantasi antarpasukan menggunakan senjata tajam, sihir, dan panah tanpa adanya cipratan darah realistis atau mutilasi)
Klasifikasi Usia NXG Indonesia
- Rating: R12+ (Remaja 12+)
- Penjelasan: Gim ini diklasifikasikan untuk usia 12 tahun ke atas karena memuat elemen strategi peperangan fantasi yang kompleks serta membutuhkan kematangan emosional dan logika berpikir dalam memecahkan masalah taktis.








