Orang Dewasa lah yang kecanduan Gadget, Bukan Anak-anak!!

Orang Dewasa lah yang kecanduan Gadget, Bukan Anak-anak!!

Baru-baru ini kita melihat video beredar di lini massa media sosial yang merekam sejumlah anak-anak melakukan demonstrasi. Kejadian di dalam
Read More
Menggunakan Sistem Rating

Menggunakan Sistem Rating

Memilih video game untuk anak-anak adalah langkah tepat. Selain untuk menghindarkan konten ‘berbahaya’ dari anak-anak, orang tua pun bisa lebih
Read More
Ruang Antara The Age of Reason dan The Web of Significance

Ruang Antara The Age of Reason dan The Web of Significance

Kita hidup di sebuah dunia yang terbukti semakin paralel meski belum lintas dimensi. Alam virtual yang semula hanya tersedia sebagai
Read More

Marbel Kedai Mie Pelangi (Marbel Rainbow Ramen) – SU

Konten Berbahaya : Tidak Ada Platform : Android Publisher : Educa Studio Game Marbel Mie Pelangi merupakan game edukasi yang menuntut pemainya untuk
Read More

Marble Police Station- SU

Konten Berbahaya : Tidak Ada Platform : Android Publisher : Educa Studio Game Marble Police Station adalah game yang dipakai untuk semua umur
Read More

Marbel Karnaval Pasar Malam – SU

Konten Berbahaya : Tidak Ada Platform : Android Publisher : Educa Studio Game Marbel Karnaval Pasar Malam adalah game edukasi untuk semua umur
Read More

Marbel Rumah Sakit – SU

Konten Berbahaya : Tidak Ada Platform : Android Publisher : Educa Studio Game Marbel Hospital atau Rumah Sakit adalah game edukasi untuk semua
Read More

Marbel Kereta Api – SU

Konten Berbahaya : Tidak Ada Platform : Android Publisher : Educa Studio Game Marbel Kereta Api adalah game edukasi untuk semua umur dengan
Read More

RollerCoaster Tycoon World – SU

Konten : - Ini adalah permainan strategi di mana pemain mengelola taman hiburan bertema. Pemain membangun roller coaster yang dapat
Read More

Sherlock Holmes: The Devil’s Daughter – R

Konten : Kekerasan; Alkohol, Tembakau / Rokok, dan Narkotika; Dialog Kasar Ini adalah game petualangan dimana pemain berperan sebagai Sherlock Holmes
Read More

Assetto Corsa – SU

Konten : - Ini adalah game simulasi balap dimana pemain mengendarai berbagai mobil di sekitar beberapa racetracks ikonik. Pemain bisa
Read More

Homefront: The Revolution – D18

Konten: Alkohol, Tembakau / Rokok, dan Narkotika; Kekerasan; Sadisme / Aksi Terorisme; Dialog Kasar Ini adalah penembak orang pertama di mana
Read More

Disney Art Academy – SU

Konten : - Ini adalah permainan instruksi seni dimana pemain menggambar karakter Disney sambil belajar tentang prinsip seni. Pemain melalui
Read More
o-KIDS-VIDEO-GAMES-facebook

Isu Penting Video Game

Merujuk kajian dan diskusi-diskusi tentang video game beberapa tahun terakhir, penulis merangkum beberapa isu penting…

Grand Theft Auto V – D18

Konten: Alkohol, Tembakau / Rokok, dan Narkotika; Kekerasan; Kegiatan Seksual / Prostitusi; Sadisme / Aksi Terorisme; Porno / Erotisme; Dialog Kasar Dalam permainan aksi dunia terbuka ini, para pemain menganggap…

Dark Souls III – D18

Konten: Kekerasan; Sadisme / Aksi Terorisme Ini adalah permainan aksi / role-playing di mana pemain mengasumsikan peran karakter mayat hidup yang mencoba naik melalui barisan di tanah kuno Lothric. Pemain…

Konten Video Game Yang Perlu Diperhatikan

Penggunaan alkohol, produk tembakau, serta obat-obatan terlarang dan/ atau yang dilarang oleh pemerintah. Baik digunakan oleh tokoh utama maupun tokoh pendukung. Beberapa video game menggambarkan karakter pecandu berat, penjuan, atau bandar. Adegan itu juga termasuk kedalam konten ini.

Aktivitas/ kegiatan perjudian tanpa melibatkan uang/ alat transaksi lainnya yang sah secara hukum. Misalkan menggunakan poin tertentu di dalam video game yang tidak dapat ditukar dengan uang.

Aktivitas/ kegiatan perjudian dengan melibatkan uang/ alat transaksi lainnya yang sah. Biasanya pemain diharuskan menyimpan/ transfer sejumlah uang atau menggunakan kartu kredit.

Menampilkan adegan / tayangan baik berupa audio maupun visual yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan. Biasanya berupa penggunaan suara seperti desahan, penampilan karakter yang mengeksploitasi bagian tubuh tertentu, misalnya dada, paha, dan bokong, atau menampilkan tokoh dalam kondisi tanpa busana/ setengah telanjang.

Menampilkan, baik secara visual maupun audio kegiatan kegiatan seksual (biasanya disertai tayangan porno), seperti bersetubuh (meski tak selamanya menampilkan adegan secara utuh), masturbasi, serta aktivitas prostitusi. Beberapa video game mengambarkan seorang tokoh yang mengelola tempat prostitusi dan mengatur pelacur, serta melakukan promosi kegiatan seksual. Hal itu juga  masuk di konten ini.

Aktivitas fisik/ psikologis dengan motivasi intimidasi/ penunjukan kekuatan dengan menimbulkan luka (fisik/ non fisik), darah terhadap objek kekerasan, kegiatan menggunakan benda tajam/ senjata api/ tangan kosong dalam aksi kekerasan, maupun aksi pembunuhan. Bisa juga kekerasan dalam bentuk psikologis, seperti seseorang yang diancam  akan dipancung bisa tidak menyelesaikan misi, adegan yang menunjukan seseorang ditodong oleh senapan dikepala, atau aksi pengerusakan.

Kekerasan yang menimbulkan luka, dan/atau adegan pembunuhan terhadap mahluk fantasi, termasuk eksploitasi objek kekerasan. Bisa juga penggambaran kekerasan dengan grafik yang tidak realistis. Misalkan penggunaan gambar pixel atau ilustrasi yang sedikit abstrak.

Adegan/ kegiatan pemerkosaan, pelecehan, atau kegiatan kekerasan lainnya yang berbasis gender.

Tampilan potongan tubuh, daging manusia, tulang, atau luka serius yang membuat objek tereksploitasi, tampilan mayat manusia secara massal, mutilasi, penampilan darah dalam jumlah besar/ menjijikan, pembantaian, aksi terorisme, serta perusakan materi dalam skala besar. Bisa juga adegan kejahatan yang terencana dengan melibatkan banyak karakter guna tokoh/ fraksi tertentu. Biasanya luka dan kerusakan ditampilkan berlebihan.

Adegan yang menampilkan tindakan yang melanggar hukum atau kejahatan, seperti mencuri, merampok, membunuh, atau kegiatan lainnya yang merugikan diri sendiri/ orang lain. Biasanya berkaitan dengan konten kekerasan atau sadisme. Beberapa video game menggunakan karakter perampok sebagai tokoh utama atau seorang pencuri ulung.

Penggunaan bahasa yang tidak semestinya, dan/atau penggunaan bahaya yang tidak patut dan dianggap tidak sopan oleh norma/ aturan yang berlaku. Termasuk penggunaan bahasa asing yang tidak sesuai.

Rating Video Game Versi NXG Indonesia

Klasifikasi ini mengindikasikan video game layak untuk semua usia, termasuk anak-anak. Tidak ada konten video game yang dianggap berbahaya atau bermasalah. Rentang umur yang dianjurkan adalah 6-12 tahun.

Rating ini mengindikasikan video game mulai tidak cocok untuk anak-anak dibawah umur 12 tahun. Karena mulai terdapat konten kekerasan fantasi tingkat rendah di dalam video game. Hendaknya penggunaan video game berlabel A12+ ini mulai dibatasi dan diperlukan bimbingan orang tua. Rentang umur yang disarankan adalah 12 – 15 tahun.

Klasifikasi ini mengindikasikan bahwa konten video game hanya cocok untuk pengguna yang sudah menginjak usia remaja. Atau pengguna dengan rentang umur 15 – 18 tahun. Konten video game dengan label R sudah mulai mengandung konten kekerasan yang intensif, simulasi perjudian, hingga konten porno/ erotisme tingkat sedang. Pada label R juga pemain kerap menemukan role model karakter yang buruk; misalnya perokok berat, suka bermain judi, minum alkohol, hingga tukang pukul.

Video game dengan label D18+ sangat tidak cocok untuk anak- anak. Hanya diperuntukan bagi pengguna/ pemain dengan rentang umur 18 tahun atau lebih. Banyak konten dalam video game label D18+ yang dianggap BERBAHAYA untuk anak-anak. Misalnya adegan kekerasan tingkat tinggi dan sadisme. Tak jarang memunculkan tayangan pembunuhan yang sangat gamblang; misalkan menggorok leher musuh, mutilasi, penampilah darah dan potongan tubuh manusia, dan sebagainya. Kita juga akan menjumpai konten prostitusi, porno/ erotisme, perjudian, serta penggunaan obat terlarang. Role model yang dimainkan juga kerap mencerminkan seorang pembunuh, pecandu alkohol, atau pelaku prostitusi.