
1. Deskripsi Singkat Video Gim
Tokyo Ghoul: Awakening (sebelumnya dikenal juga sebagai Tokyo Ghoul: Break the Chains) adalah video gim bergenre Turn-Based Strategy/Role-Playing Game (RPG) buatan FunCat Games / Komoe Technology yang diadaptasi langsung dari serial manga dan animasi Jepang populer, Tokyo Ghoul. Gim ini mengusung latar dunia gelap (dark fantasy/horror) di Tokyo, tempat makhluk pemakan manusia bernama Ghoul hidup tersembunyi di antara masyarakat. Cerita berpusat pada Ken Kaneki, seorang mahasiswa yang berubah menjadi setengah manusia setengah ghoul setelah menjalani operasi transplantasi organ secara tidak sengaja. Gim ini menyajikan grafik 3D serta cuplikan adegan bergaya anime untuk mengikuti alur cerita aslinya.
2. Aktivitas Anak di Dalam Gim
Di dalam gim ini, aktivitas yang dapat dilakukan pemain meliputi:
- Mengumpulkan Karakter (Gacha/Summon): Membuka dan mengoleksi puluhan karakter dari dunia Tokyo Ghoul dengan menggunakan tiket atau mata uang digital di dalam gim.
- Pertarungan Taktis Bergiliran (Turn-Based Combat): Menyusun tim yang terdiri dari 3–4 karakter, mengatur kombinasi kartu keterampilan (skills), serta memicu jurus pamungkas (ultimate) saat bertarung.
- Menjelajahi Mode Cerita & Dungeon: Menyaksikan animasi cerita interaktif dan menyelesaikan tantangan dungeon secara mandiri (solo play).
- Fitur Multiplayer & PvP: Bermain bersama pemain lain secara kooperatif (Co-op) atau bertarung secara langsung melawan tim pemain lain (Real-Time PvP).
3. Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
- Fitur Obrolan Pemain (In-Game Chat): Gim ini menyediakan saluran obrolan (global chat dan guild chat) yang memungkinkan interaksi dengan pengguna asing. Anak berpotensi terpapar bahasa yang tidak pantas dari pemain lain.
- Mekanisme Gacha & Mikrotransaksi (Pembelian Dalam Aplikasi): Pembelian item digital dengan uang asli sangat dominan untuk melakukan penarikan karakter langka (Gacha). Mekanisme ini dapat memicu perilaku konsumtif atau dorongan impulsif pada anak.
- Tema Visual Gelap dan Horor: Latar cerita, atmosfer gim, serta desain monster/ghoul mengusung tema horor dan konflik batin yang relatif berat untuk anak usia dini.
- Batasan Waktu Bermain (Screen Time): Adanya acara harian (daily quests) dan sistem PvP dapat membuat anak terdorong bermain dalam durasi waktu yang lama agar tidak tertinggal level.
Konten Berbahaya yang Mungkin Ada (Berdasarkan 11 Kategori)
- Alkohol, Tembakau/Rokok, & Narkotika: Ada (Ditampilkan secara latar/visual pada beberapa adegan latar cerita anime).
- Simulasi Perjudian: Ada (Mekanisme sistem Gacha/undian berbasis acak untuk mendapatkan karakter menggunakan mata uang gim/uang asli).
- Kekerasan: Ada (Pertarungan aksi dengan efek serangan visual).
- Kekerasan Fantasi: Ada (Animasi pertarungan menggunakan kemampuan supranatural/Kagane tanpa tampilan darah yang berlebihan).
- Tindakan Kriminal: Ada (Dunia permainan menggambarkan aksi kejahatan, pembunuhan, dan konflik antar kelompok monster/manusia).
- Dialog Kasar: Ada (Beberapa percakapan antar karakter mengandung ungkapan bernada keras atau ancaman).
Klasifikasi Rating NXG Indonesia
Rating: R15+ (Remaja Usia 15 Tahun ke Atas)
Rekomendasi Orang Tua: Gim Tokyo Ghoul: Awakening TIDAK DIREKOMENDASIKAN untuk dimainkan oleh anak-anak usia dini atau sekolah dasar (di bawah usia 15 tahun). Tema cerita yang kelam, elemen pertarungan aksi, fitur gacha, serta adanya akses obrolan daring memerlukan kedewasaan dan kontrol diri yang matang. Orang tua disarankan untuk:
- Memastikan anak berusia minimal 15 tahun sebelum mengizinkan mengunduh gim ini.
- Mengunci fitur pembelian di Google Play Store atau App Store agar anak tidak melakukan transaksi digital tanpa izin.
- Mendampingi anak dan mendiskusikan tema-tema fantasi gelap serta batasan interaksi dengan orang asing di ruang obrolan gim.








