
Last Fortress: Underground adalah gim strategi dan simulasi bertahan hidup berformat 3D/2D yang dikembangkan oleh LIFEFORM A2021 untuk perangkat seluler (Android dan iOS). Gim ini berlatar di dunia pasca-apokaliptik yang dikuasai oleh kawanan zombi. Pemain bertugas memimpin sekelompok penyintas untuk membangun, memperluas, dan mengelola bunker bawah tanah (bunker shelter), mengumpulkan sumber daya, merakit peralatan, serta merekrut pahlawan (heroes) untuk mempertahankan markas dari serangan zombi dan pemain lain.
Apa yang Dapat Anak Lakukan di Dalam Game?
- Membangun & Mengelola Bunker: Merancang ruang bawah tanah, seperti membangun fasilitas generator listrik, ruang medis, laboratorium, dan area pertanian untuk mendukung kehidupan para penyintas.
- Merawat & Memimpin Penyintas: Mengatur tugas harian para penyintas, memberi mereka makan, dan menjaga tingkat stres serta kesehatan mereka.
- Bertarung Melawan Zombi & Pemain Lain: Mengirim tim pahlawan ke luar bunker untuk mengeksplorasi peta, membasmi kawanan zombi, mengumpulkan sumber daya, dan bertarung dalam mode pertempuran antar-pemain (PvP).
Hal yang Perlu Orang Tua Perhatikan
- Fitur Obrolan Bebas & Komunitas (Free Text Chat): Gim ini mengandalkan sistem aliansi (alliance) yang dilengkapi saluran obrolan global, obrolan kelompok, dan pesan pribadi. Fitur ini sangat berisiko memaparkan anak pada interaksi bahasa kasar, perundungan siber (cyberbullying), serta potensi kontak dengan orang asing (grooming).
- Mekanisme Gacha & Transaksi Mikro yang Sangat Intensif: Gim ini mengusung sistem perekrutan pahlawan berbasis undian acak (gacha). Terdapat tekanan finansial yang tinggi melalui tawaran In-App Purchases berbayar untuk membeli mata uang premium, mempercepat waktu pembangunan, atau mendapatkan karakter langka.
- Visual Horor & Atmosfer Apokaliptik: Mengusung tema zombi dengan atmosfer yang kelam, tegang, dan menakutkan, yang dapat memicu rasa cemas atau rasa takut berlebih pada anak-anak usia dini.
Konten Berbahaya yang Mungkin Ada (Berdasarkan 11 Kategori)
- Alkohol: ADA. (Terdapat fasilitas pembuatan atau konsumsi minuman beralkohol di dalam bunker sebagai salah satu kebutuhan penyintas).
- Simulasi Perjudian: ADA. (Memuat mekanisme undian acak/gacha menggunakan mata uang premium untuk merekrut pahlawan dan item langka).
- Porno/Erotisme: ADA. (Beberapa desain kostum karakter wanita ditampilkan cukup ketat, terbuka, dan menonjolkan estetika tubuh).
- Kekerasan: ADA. (Menampilkan pertarungan menggunakan senjata api, senjata tajam, adegan penembakan zombi, serta efek darah (blood splatters) dalam animasi pertempuran).
- Sadisme/Aksi Terorisme, Tindakan Kriminal, & Dialog Kasar: ADA. (Memuat tema invasi, kanibalisme zombi, suasana teror apokaliptik, serta potensi dialog kasar di kolom obrolan pemain).
Rekomendasi Rating NXG Indonesia: 18+ (Khusus Dewasa)
Gim Last Fortress: Underground diklasifikasikan secara mutlak hanya untuk dewasa usia 18 tahun ke atas. Gim ini SANGAT TIDAK LAYAK dimainkan oleh anak-anak maupun remaja karena menampilkan unsur kekerasan visual bertema zombi dengan efek darah, representasi pakaian erotis, simulasi perjudian (gacha), serta risiko tinggi dari obrolan bebas tanpa pengawasan.
Saran & Tips Pendampingan Orang Tua:
- Hapus & Blokir Akses Gim: Jika gim ini terunduh di gawai anak, segera berikan pemahaman yang tenang mengenai dampak konten dewasa di dalamnya, lalu hapus aplikasi dari perangkat.
- Aktifkan Pembatasan Usia (Parental Control): Setel pengaturan batas usia di Google Play Store atau App Store ke tingkat maksimum sesuai umur anak agar gim berkategori 18+ tidak dapat dicari atau diunduh.
- Arahkan ke Gim Simulasi Manajemen Safe: Jika anak menyukai tema membangun dan mengelola tempat, arahkan ke gim simulasi pembangun kota atau pertanian kartun yang aman dan bebas dari unsur kekerasan visual.








