
ScratchJr adalah aplikasi dan gim edukasi pemrograman interaktif berformat 2D yang dikembangkan oleh MIT Media Lab berkolaborasi dengan Tufts University dan Playful Invention Company. Dirancang khusus untuk anak-anak usia dini (4–7 tahun), gim ini memperkenalkan konsep dasar pemrograman (coding) dan pemikiran komputasional (computational thinking) melalui antarmuka visual yang sangat sederhana, ceria, dan tanpa teks.
Apa yang Dapat Anak Lakukan di Dalam Game?
- Membuat Cerita & Animasi Interaktif: Menyusun blok-blok perintah bergambar (seperti bergerak, melompat, menari, atau mengubah ukuran) untuk menggerakkan karakter (sprite).
- Menggambar & Mengostumisasi Karakter: Menggunakan fitur Paint Editor untuk menggambar karakter sendiri, mengubah warna, atau memasukkan foto wajah anak ke dalam karakter.
- Merekam Suara & Musik: Merekam suara sendiri atau menggunakan efek suara interaktif untuk dihubungkan dengan aksi karakter dalam cerita.
Hal yang Perlu Orang Tua Perhatikan
- 100% Bebas Iklan & Bebas Pembelian (No Ads & No IAP): ScratchJr dibuat sepenuhnya sebagai proyek nirlaba untuk pendidikan. Gim ini bebas dari iklan pihak ketiga dan tidak memiliki fitur pembelian dalam aplikasi (In-App Purchases).
- Aman dari Interaksi Daring Bebas: Aplikasi dimainkan sepenuhnya secara luring (offline) dan tidak memiliki fitur obrolan bebas (free text chat) maupun peladen multipemain. Proyek cerita yang dibuat disimpan secara lokal di dalam gawai.
- Fitur Foto & Rekaman Suara: Aplikasi meminta izin akses kamera dan mikrofon gawai. Fitur ini aman karena hasil rekaman hanya tersimpan lokal di gawai anak untuk kebutuhan proyek animasi mereka.
Rekomendasi Rating NXG Indonesia: SU (Semua Umur) / 3+
Gim ScratchJr diklasifikasikan untuk Semua Umur (SU/3+). Gim ini sangat aman dan merupakan salah satu media pembelajaran digital terbaik untuk melatih kreativitas, pemecahan masalah, logika urutan, serta pengekspresian diri anak usia dini.
Saran & Tips Pendampingan Orang Tua:
- Bermain Bareng (Co-Playing): Luangkan waktu untuk mendampingi anak menyusun blok cerita. Tanyakan pada anak cerita apa yang sedang mereka buat untuk melatih kemampuan berbahasa dan bercerita (storytelling).
- Tetapkan Waktu Layar (Screen Time): Meskipun sangat bernilai edukatif, batasi waktu penggunaan gawai (misalnya 30–45 menit sehari) agar anak tetap menyeimbangkan aktivitas fisik dan motorik halus di dunia nyata.








