Beranda Remaja 12+ The Seven Deadly Sins: Grand Cross – R12+

The Seven Deadly Sins: Grand Cross – R12+

10
0

1. Deskripsi Singkat Video Gim

The Seven Deadly Sins: Grand Cross (dikembangkan oleh Netmarble) adalah gim strategi berbasis kartu bertema Turn-Based RPG yang diadaptasi langsung dari serial anime dan manga populer Nanatsu no Taizai. Gim ini mengisahkan petualangan Meliodas dan para ksatria dalam menyelamatkan Kerajaan Liones melalui tampilan visual 3D bergaya anime yang sinematik.

2. Apa yang Dapat Anak Lakukan di Dalam Gim Ini?

  • Mengoleksi & Meng-upgrade Karakter: Mengumpulkan berbagai pahlawan anime, meningkatkan level (upgrade), serta mengatur kombinasi tim pertempuran.
  • Bertarung Menggunakan Sistem Kartu Strategi: Menggabungkan kartu keterampilan (skill cards) untuk melancarkan serangan kombinasi serta animasi jurus pamungkas (Ultimate Move).
  • Mengeksplorasi Dunia & Cerita Anime: Mengikuti alur cerita utama, menjelajahi kedai Boar Hat, meracik makanan, serta menyelesaikan misi harian.
  • Bermain Daring Bersama Pemain Lain: Mengikuti fitur bertarung antar-pemain (PvP Arena) serta kerja sama tim (Co-op Boss Raid).

3. Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

  • Sistem Undian Gacha yang Sangat Kental (Loot Box/Gacha): Gim ini mengandalkan mekanik gacha (menggunakan Diamonds virtual) untuk mendapatkan karakter langka. Elemen spekulasi keberuntungan ini berisiko memicu sifat adiktif dan dorongan membeli paket undian.
  • Fitur Transaksi Mikro (In-App Purchases): Terdapat tawaran pembelian paket Diamonds, kostum kustomisasi, dan item peningkat status karakter dengan harga bervariasi menggunakan uang nyata.
  • Interaksi Sosial & Obrolan Daring (Knighthood/Clan Chat): Fitur perserikatan (Knighthood) menyediakan ruang obrolan teks antar-pemain yang berisiko memaparkan anak pada bahasa kurang santun atau komunikasi dengan orang asing (stranger danger).
  • Visual Busana Karakter Minim: Beberapa karakter wanita dirancang dengan gaya pakaian yang agak terbuka atau menonjolkan sudut pandang visual tertentu khas genre anime shonen.

4. Analisis 11 Konten Berbahaya Standar NXG Indonesia

  • Alkohol: Terdapat Konten (Sedang). Karakter utama mengelola kedai minuman (Boar Hat) dan terdapat adegan penyajian serta konsumsi minuman beralkohol (bir/ale) dalam alur cerita.
  • Simulasi Perjudian: Terdapat Konten (Dominan). Menggunakan mekanisme undian gacha berbasis kartu dan peti hadiah acak untuk mendapatkan item serta karakter langka.
  • Porno/Erotisme: Terdapat Konten (Sedang). Penampilan beberapa karakter wanita menggunakan pakaian minim atau agak terbuka, serta beberapa adegan humor khas anime yang menyenggol lekuk tubuh.
  • Kekerasan Fantasi: Terdapat Konten (Dominan). Pertarungan menggunakan sihir, pedang, ledakan energi, dan animasi serangan terhadap monster/musuh tanpa menampilkan adegan mutilasi atau darah realistis (gore).
  • Dialog Kasar: Sangat Minim / Variatif. Terkadang ditemukan kata-kata sindiran atau ejekan ringan pada dialog cerita anime, serta berisiko muncul di fitur obrolan perserikatan (clan chat).

Catatan Pendampingan Orang Tua:

The Seven Deadly Sins: Grand Cross diklasifikasikan ke dalam rating R 12+ (Remaja 12 Tahun ke Atas) oleh NXG Indonesia. Walaupun pertarungannya dikemas dalam gaya animasi fantasi yang memukau, sistem undian gacha yang cukup agresif, paparan tema minuman beralkohol di latar kedai, serta busana karakter yang agak terbuka membutuhkan pendampingan serta pemahaman emosional anak usia remaja. Orang tua disarankan untuk mengunci metode pembayaran digital di gawai agar transaksi gacha tanpa izin dapat dicegah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini